08 April 2016

Pelestari Terumbu Karang di Pulau Pramuka

Kawasan Kepulauan Seribu merupakan salah satu dari tujuh pengembangan wisata bahari baru di Indonesia. Setiap pekan kawasan ini menjadi tempat tujuan wisata baru bagi warga Jakarta dan sekitarnya.


Pelestari Terumbu Karang di Pulau Pramuka


Namun, banyak pengunjung tidak sepenuhnya sadar bahwa mereka datang ke taman nasional suatu kawasan konservasi. 

"Mereka hanya enjoy refreshing dan melakukan semua keinginan, misalnya mereka itu kalau snorkeling itu menginjak karang itu kan merusak, belum sampah yang ditinggalkan, itu kan merusak," jelas Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Wahyu Rudianto seperti yang dikutip dari detik.com.

Hamparan terumbu karang di Pulau Pramuka seluas 14,3 hektar tampal warna-warni dari atas perahu yang melintasi kawasan gosong pasir di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Ketika air sedang surut, terumbu karang ini akan tampak dari permukaan laut dan sejumlah ikan tampak berenang di sela-sela karang, antara lain ikan badut.

Terumbu karang di Area Perlindungan Laut (APL) atau yang dikenal sebagai Padang Nemo ini merupakan hasil penanaman yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat setempat.

Selama sekitar dua tahun, konservasi berhasil dilakukan di gosong pasir seluas 14,3 hektar dan targetnya tahun ini seluruh kawasan Areal Perlindungan Laut yaitu 16,7 hektar akan tertutup terumbu karang.