06 April 2016

Cagar Biosfer Indonesia Bertambah Lagi

Indonesia kembali menambah kawasan Cagar Biosfer setelah ditetapkan Blambangan yang terletak di kabupaten Banyuwangi menjadi cagar biosfer yang ke 11 pada 2016. Penetapan ini setelah sidang Dewan Koordinasi Internastional (International Coordinating Council/ICC) Program MAB (Man and the Biosphere/Manusia dan Biosfer)) ke-28 di Kota Lima, Peru pada 18-20 Maret 2016.


Cagar Biosfer Indonesia Bertambah Lagi


Kawasan cagar Biosfer Blambangan seluas 678.947,36 ha yang terbagi ke dalam tiga zona yaitu area inti seluas 127.855,62 ha yang meliputi empat kawasan konservasi terdiri atas tiga Taman Nasional (TN Alas Purwo, TN Baluran, dan TN Meru Betiri) dan satu Cagar Alam Kawah Ijen.

Cagar biosfer pertama kali dikembangkan oleh Gugus Tugas (Task Force) Program Manusia dan Biosfer (MAB) dari UNESCO pada tahun 1974. Jaringan cagar biosfer diluncurkan pada tahun 1976 dan sejak Maret 1995, telah berkembang menjadi 324 cagar di 82 negara. Jaringan tersebut merupakan komponen kunci dari tujuan MAB untuk mencapai keseimbangan yang berkelanjutan antara pencapaian tujuan melestarikan keanekaragaman hayati yang terkadang menimbulkan konflik, peningkatan pembangunan sektor ekonomi dan pelestarian nilai-nilai budaya yang terkait.