16 April 2016

Alasan Mengapa Golongan Darah AB Langka

Golongan darah yang dimiliki manusia bisa berjenis atau golongan, yaitu O, A, B dan AB. Dari keempat golongan tersebut memiliki jenis positif dan negatif. Jika positif darah tersebut berarti mengandung antigen resus D dan sebaliknya jika negatif  maka tidak memiliki antigen resus D. 


Dengan mengetahui golongan darah yang dimiliki, bisa menjadi pelengkap identitas dan wajib diketahui untuk dapat mencegah risiko kesehatan, membantu orang dalam keadaan darurat, dan dalam pengambilan keputusan penting.

Alasan Mengapa Golongan Darah AB Langka


Berdasarkan penelitian Stanford School of Medicine, Amerika, jumlah populasi golongan darah yang di miliki manusia di dunia adalah:

O positif: 37,4 persen, O negatif: 6,6 persen
A positif: 35.7 persen, A negatif: 6,3 persen
B positif: 8,5 persen, B negatif: 1,5 persen
AB positif: 3,4 persen, AB negatif: 0.6 persen
Namun persentase dapat berbeda pada negara tertentu, misalkan golongan darah B lebih banyak ditemukan pada orang-orang di Asia sementara golongan darah O banyak dimiliki orang-orang dari Amerika latin.


Mengapa Golongan Darah AB Langka

Merurut hasil data penelitian yang ada,  orang yang memiliki golongan darah B lebih sedikit dibandingkan pemilik golongan A dan O. Sedangkan gen AB diwariskan dari gen A dari ayah atau ibu dan gen B dari ibu atau ayah (orang tua memiliki golongan darah berbeda). Berdasarkan data, orang yang memiliki golongan darah A atau B termasuk dalam jumlah kecil, maka kemungkinan terjadi kombinasi A dan B juga kecil.

Namun ada keuntungan memiliki golongan darah AB yang langka ini yaitu pemilik golongan darah AB positif dapat menerima donor darah dari semua tipe darah, sehingga disebut penerima universal. Sebaliknya, bagi pemilik golongan darah O memberi donor darah kepada semua tipe darah sehingga disebut pen-donor universal. Namun pemilik golongan darah O ada sedikit negatifnya.