12 Maret 2016

Peserta Lomba Makan Ayam KFC Meninggal

Jumat, 11 Maret 2016 KFC Taman Semanan RT 15 RW 11, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat mengadakan lomba makan ayam 5 menit berhadiah Rp 5 miliar. Namun seorang peserta lomba makan ayam goreng KFC, Fredy Jayadi, 45 tahun, tewas setelah tersedak makanan.


Peserta Lomba Makan Ayam KFC Meninggal


Berdasarkan keterangan panitia, lomba dimulai pada pukul 14.00. Panitia meminta Fredy untuk bersiap memakan ayam. Dia berlomba dengan dua orang pesaingnya. Setiap peserta diberi tiga potong sayap ayam KFC untuk dihabiskan secepatnya. Saat memakan ayam yang terakhir, tiba-tiba Fredy tersedak. Korban kemudian meminum air dan diberi pertolongan oleh panitia. Bahkan panitia membawa korban ke Klinik Yasa Husada. Tapi saat dicek oleh dokter jaga, dokter menyatakan korban sudah tidak tertolong.

Kepolisian saat ini masih menyelidiki kasus kematian tersedak ini. Pihaknya menghentikan proses perlombaan dan memasang garis polisi di tempat kejadian.

Panitia diketahui telah menyelenggarakan lomba tersebut sejak 3 Maret lalu. Rencananya, pemenang lomba memakan ayam goreng tercepat akan mendapatkan hadiah Rp 5 miliar. Sampai saat ini pihak KFC belum memberi keterangan.

Penyelenggara lomba makan ayam goreng KFC di Cengkareng, Rajib mengatakan pihaknya kini sedang berkonsolidasi dengan seuruh pegawai dan panitia terkait dengan peristiwa tersebut. "Kami belum bisa memberi jawaban, kami sedang berkonsolidasi dulu," ujarnya saat dihubungi Tempo, Sabtu, 12 Maret 2016.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi mendesak Kentucky Fried Chicken (KFC) yang menyelenggarakan lomba makan ayam dan menyebabkan meninggalnya Fredy Jayadi bertanggung jawab. "KFC harus bertanggung jawab baik secara pidana dan atau perdata," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 12 Maret 2016.

Tulus menuturkan apa yang dilakukan oleh KFC diduga melanggar UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, bahwa konsumen berhak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan saat menggunakan barang atau jasa. "Lomba makan jelas tindakan yang sangat membahayakan dari sisi kesehatan sehingga bisa mengancam keselamatan jiwa konsumen saat makan," katanya.

Tulus juga mengatakan lomba makan yang diselenggarakann KFC juga merupakan tindakan yang tidak etis secara sosial, dan tidak sesuai etika ketimuran bahkan tindakan yang tidak agamis. " Jelas tidak etis di saat masih sangat banyak orang atau masyarakat yang kekurangan gizi dan kelaparan," ucapnya.

Sumber: Tempo.co SABTU, 12 MARET 2016