20 Oktober 2015

Memilih investasi yang bertebaran di sekitar kita


Memiliki kelebihan uang jika tidak dipakai untuk sesuatu yang dapat menghasilkan, merupakan suatu kerugian. Kita akan tertinggal dengan orang lain, karena mereka telah mendahului kita untuk melakukan sesuatu terhadap uangnya, sehingga mereka bisa meraih keuntungan. Banyak cara yang dilakukan untuk menangani kelebihan uang kas, salah satunya adalah dengan melakukan investasi.





Macam macam jenis investasi:

1. Menabung dalam bentuk dolar. Pada awal tahun 2006 orang banyak yang menabung di bank dalam bentuk dollar, dengan asumsi bahwa nilai dolar yang akan semakin naik sehingga saat mereka mengambil tabungan akan mendapatkan nilai yang lebih tinggi daripada saat menabung dahulu. Tetapi jika modal tidak besar, uang di bank akan semakin habis karena dipotong dengan biaya administrasi bank

2. Deposito. Sampai saat ini masih banyak yang melakukan investasi dengan menyimpan uangnya di deposito,karena deposito dianggap investasi yang paling aman saat ini. Meskipun mendapatkan bunga yang tidak begitu besar tetapi orang-orang merasa lebih tenang menyimpan uangnya.

3. Arisan. Arisan bagi orang yang memiliki dana cukup besar juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan investasi. Mengadakan arisan dengan setiap kali pembayaran sebesar Rp 40 juta yang dirupakan dalam bentuk perhiasan. Gaya hidup seperti ini sudah banyak diterapkan oleh para sosialita.

4. Asuransi Unit Link. Asuransi jenis ini sekarang juga sedang marak. Dasarnya adalah program asuransi jiwa dan program investasinya adalah reksa dana. Para pemiliki asuransi ini melihat bahwa menawarkan asuransi jiwa dengan memadukannya dengan produk investai jauh lebih menarik dibandingkan jika hanya menawarkan program asuransi jiwa melulu. Sesuai dengan namanya, dana biasanya dikelola dalam bentuk unit sama dengan reksa dana. Unit yang ditanamkan tidak akan bertambah, tetapi nilai dari setiap unit yang ditanamakan bisa bertambah atau berkurang. Dan dalam waktu tertentu diharapkan semakin bertambah nilainya.

5. Reksa Dana. Bagi orang awam bermain jual beli saham adalah sesuatu yang memusingkan. Kalau kegiatan ini hanya sekedar pilihan investasi, orang lebih suka menyerahkan pekerjaan untuk memantau pergerakan saham kepada perushaan sekuritas.

6. Investasi dalam bentuk emas dan tanah, adalah jenis investasi yang lain.  Sampai sekarang nilai keduanya cenderung naik, terutama emas. Sedangkan tanah, tergantung dari kejelian untuk untuk mencari lokasi tanah. Karena tanah berhubungan dengan faktor alam dan tidak ada garansi. Tanah juga tidak memiliki harga patokan seperti emas.

7. Investasi dalam bentuk karya seni, berupa koleksi benda-benda seni yang tidak bisa dihitung nilainya.

8. Investasi dalam bentuk usaha sendiri.  Dalam bentuk berbagai macam usaha , warung makanan, tempat kursus, designer, perancang model, jasa salon, konsultan pajak dan masih banyak lagi.

9. Inevstasi di kebun orang. Mempunyai kelebihan uang tetapi anda tidak mampu mengelolanya, maka anda dapat menginvestaikan dana dengan menyewa kebun orang lain. Misal investasi pada perkebunan tebu, perkebunan teh atau cengkeh. Cara ini juga merupakan suatu investasi yang cukup menjanjikan yang dapat anda pertimbangan agar tetap ada income.

10. Menjadi investor atau trader. Semua investasi jelas memiliki resiko tetapi kita dapat menekan resiko seminimal mungkin. Jika memiliki kelebihan uang dapat kita tanamkan sebagai investor di http://id.fibogroup.com/, biarkan para manager yang akan mengelola uang, dan kita tinggal menunggu hasilnya. Kita dapat memilih layanan PAMM dan dapat memilih manajer yang sudah berpengalaman untuk mengelola dana kita.