15 Desember 2013

Kesehatan Tubuh dan Kedamaian Hidup Lewat Meditasi

Kegiatan dan belajar meditasi mampu membantu kesembuhan dan kedamaian kehidupan seseorang dan boleh dilakukan oleh siapa pun, tidak ada membedakan agama, suku, ras, dan lainnya.


Kesehatan Meditasi
ilustrasi Meditasi Keluarga di Club Med Bali (sumber: News)

"Meditasi sebenarnya untuk menenangkan pikiran, karena zaman sekarang masyarakat penuh dengan aktivitas yang menguras pikiran karena tuntutan ekonomi. Hal itu bisa menyebabkan orang terkena sakit, seperti sakit psikis (stres)," kata Guru Meditasi Bali Usada Merta Ada di Denpasar, Minggu (15/12).

"Meditasi itu sifatnya universal. Karena dalam meditasi tujuannya adalah mencapai kebajikan, sehingga kesehatan secara rohani dan jasmani tercapai," ujar Merta Ada yang didampingi humasnya Santi Sastra.

Menurut dia, kegiatan meditasi bertujuan mencapai kesempurnaan dalam diri sendiri, sehingga relaksasi dalam aktivitas sehari-hari mampu berjalan sesuai dengan rencana, dan tidak sampai menyebabkan sakit.

Merta Ada ditemui saat menggelar kegiatan "Festival Bali Usada 2013" yang diselenggarakan pada Sabtu (14/12) di Taman Budaya Denpasar. Kegiatan ini cukup mendapat apresiasi dari masyarakat Pulau Dewata.

"Itu dibuktikan dari pengunjung warga menghadiri kegiatan yang digelar selama sehari itu. Karena dalam kegiatan tersebut selain kegiatan utama berupa meditasi, ada juga kegiatan pameran, ruang konsultasi dan seminar yang menampilkan narasumber dibidang meditasi, antara lain Made Suambara, Adi W Gunawan, Reza Gunawan dan Made Robert," ujarnya.

Selama 20 tahun telah menekuni kegiatan ini, kata dia, sudah memiliki puluhan ribu murid yang tersebar di Indonesia dan di beberapa negara di dunia.

"Festival yang saya selenggarakan adalah serangkaian kegiatan HUT ke-20 Bali Usada. Semua kegiatan ini dibiayai oleh murid-murid saya yang sukses menjalankan usahanya," katanya.

Merta Ada lebih lanjut mengatakan pihaknya rahun depan berencana menyelenggarakan "Festival Bali Usada" bertaraf internasional. Karena dengan kegiatan ini nantinya bisa bertemu atau sebagai reuni para murid yang tersebar di seluruh dunia.

"Saya akan merancang kegiatan festival tahun depan bertaraf internasional. Saya ingin mempertemukan murid-murid saya yang tersebar di seluruh dunia. Dan masyarakat pun bisa melakukan konsultasi dan mengikuti seluruh kegiatan tersebut," katanya.

Sumber:Antara