02 September 2012

Dari Cina Ke London Naik Becak

Seorang petani Cina yang menonton Walikota London menerima bendera Olimpiade pada 2008 tergerak untuk mengunjungi tuan rumah OLimpiade berikutnya, London. Dengan becak, Chen Guanming, 57, bertekad mewujudkan impiannya memulai perjalanan menuju London.

Chen Guanming

Chen Guanming menempuh jarak sekitar 60.000 kilometer melintasi 16 negara dengan medan sulit, antara lain kawasan dilanda banjir, zona perang dan daerah pegunungan menanjak serta suhu udara di bawah 30 derajat Celcius. Akhirnya, Chen Guanming dari Cina tiba di London pada 6 Juli dengan becaknya.

John Beeston seorang pialang asuransi dari Norwood Green, London Barat dan sering melakukan perjalanan ke China untuk urusan bisnis, menemukan warga Cina dari Provinsi Jiangsu tersebut di ujung jalan Lower Regent Street. “Semula saya menduga itu adalah becak untuk pariwisata. Kemudian saya melihat lagi dan berpikir ‘Tidak, ini berbeda’.”

Beeston mampu berkomunikasi dengan Chen yang tidak bisa berbahasa Inggris, kemudian mengajak Chen ke kawasan Pecinan di Soho, London. Di sana Chen menuturkan kisahnya yang disambut hangat warga. Sebagian dari mereka menawarkan penginapan kepada Chen.

Chen Guanming mengatakan dia mencukupi keperluan sehari-hari dengan menawarkan jasa pengangkutan barang di sepanjang jalan yang dilewati. Selain itu, dia juga mendapat bantuan dari masyarakat.

“London sangat indah, Orang-orang sangat ramah. Mereka selalu menunjukkan kehangatan kepada saya, ” tutur Chen.
“Ketika saya kembali ke Cina saya ingin mengatakan kepada rakyat Cina betapa beradabnya orang Inggris,” kata Chen Guanming.

Di antara negara-negara yang dilewati Chen adalah Malaysia, Thailand, Vietnam, Pakistan, Afghanistan dan Iran.

Dari Cina Ke London Naik Becak - Temporaktif